Gubernur Sumsel Respon Cepat Atasi Jembatan Putus Akibat Banjir

oleh -463 views

Palembang, wartaterkini.news–Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru langsung respon cepat atasi Jembatan Mulak Ulu yang putus akibat banjir yang menghubungkan jalan lintas Kab Lahat dengan Jalan lintas Muara Enim, pada Minggu (29/12) sore.

Respon cepat dilakukan oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru agar masyarakat tidak terisolir, melalui Dinas PUBM sudah menyiapkan sejumlah langkah-langkah penanganan sementara salah satunya berkoordinasi dengan Kementerian BBPJN-5 Kementerian PUPR untuk pinjam pakai jembatan bailey.

Baca Juga :  Surplus DJS Bisa Dipakai untuk Subsidi Peserta BPJS Kelas III Mandiri

Jembatan bailey sendiri merupakan jembatan rangka baja yang umumnya digunakan sebagai jembatan darurat yang bersifat sementara. Dengan jembatan ini diharapkan warga tidak terisolir sampai perbaikan jembatan dilakukan.

Tak hanya berkoordinasi meminjam jembatan bailey, Gubernur Herman Deru melalui Kepala Dinas PU BM Sumsel, Darma Budhi mengaku sudah melakukan Pemasangan rambu-rambu peringatan di beberapa titik rawan.

“Ya kita sudah siapkan langkah-langkah antisipasi penanganan Jembatan Ayek Mulak ( ruas provinsi) yang putus akibat banjir. Seperti memasang rambu-rambu peringatan, pernyataan bencana dari kepala daerah setempat, melakukan koordinasi pinjam pakai jembatan bailey pada BBPJN-5 Kemen PUPR,” jelasnya. Senin (30-12-2019).

Baca Juga :  Menteri Nadiem: Restrukturisasi Berdasarkan Perpres

Lebih jauh dikatakannya alternatif penggunaan jembatan bailey pada zikon ini akan dikoordinasikan di BBPJN-5.

“Kita sudah kontak juga dengan Kepala BBPJN untuk mohon peminjaman Jembatan darurat. Dan saat ini Kepala UPTD Lahat sudah di lokasi dan Kepala Bidang Jembatan sedang menuju ke lokasi,” ujarnya.

Putusnya jembatan diduga disebabkan air sungai meluap akibat hujan deras yang mengguyur dari malam hingga pagi. Tak hanya itu sejumlah rumah warga desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai juga dikabarkan ikut hanyut terbawa arus yang sangat deras.

Baca Juga :  Refleksi Satu Tahun HDMY, Kinerja OPD Dinilai Baik

Akibat putusnya jembatan ini sejumlah desa terisolir dan tidak bisa ke lahat, seperti desa Lesung Batu, desa Airpuar, Pajar bulan, Mengkenang dan Lawang agung. (Cly/red)

Print Friendly, PDF & Email