Gubernur Sumsel langsung Ke Lokasi Banjir Bantu Rekonstruksi 10 Rumah dan Siapkan Jembatan Bailey

oleh -82 views

Lahat Sumsel, wartaterkini.news–Gubernur Sumsel H. Herman Deru didampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto melakukan pengecekan posko penanganan bencana banjir meninjau lokasi dan mengambil tindakan langsung ke lokasi musibah banjir yang disebabkan air sungai meluap akibat hujan deras dan mengakibatkan putusnya Jembatan Mulak Ulu, yang menghubungkan jalan lintas Kabupaten Lahat dengan Muara Enim, Selasa (31-12-2019).

Herman Deru menambahkan kehadirannya bersama Pangdam dan Kapolda serta Bupati ke lokasi banjir bertujuan untuk menghibur masyarakat yang tertimpa musibah dan melakukan tindakan secara langsung. Setelah Ia melihat langsung kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan parah, Herman Deru  berjanji akan memperbaiki rumah warga tanpa membebankan masyarakat.

“Dari laporan yang saya terima bahwa ada 10 rumah dan fasilitas umum yang rusak dan akan segera diperbaiki. Dan Saya juga telah sepakat bersama Pak Bupati untuk tidak dibebankan kepada masyarakatnya,” katanya.

Baca Juga :  Bupati OKU Terima Audensi Pengurus LVRI

Lanjutnya, dalam pengerjaannya, saya berharap agar jajaran TNI/Polri untuk membantu proses pengawasan dan bantuan tenaga agar cepat selesai. Paling lama satu bulan harus kembali berdiri lagi,

Selain 10 Rumah rusak berat, 74 unit rumah lagi rusak ringan. Serta 24 hektar lahan padi siap panen diseret arus dan rusaknya saluran irigasi sepanjang 500 meter.

Pada saat itu juga, Herman Deru menyerahkan bantuan berupa sembako, 3,5 ton beras, Matras 22 paket, selimut 22 lembar, perlengkapan sekolah serta kelengkapan peralatan bayi dan bantuan lainnya.

Selanjutnya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto dan Bupati Lahat Cik Ujang juga melakukan peninjauan lokasi jembatan putus (Jembatan Air Mulak) yang menghubungkan antara Desa Pengentasan dan Desa Lesung Batu Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan di Sindang Panjang, Herman Deru Semangati Warga untuk Setia Bertani

Sejak terkabar kondisi jembatan ini putus dan telah melihat kondisi jembatan ini secara langsung, Herman Deru langsung mengambil langkah dengan cepat untuk membangun jembatan darurat. Hal ini menjadi perhatiannya untuk memastikan agar perputaran perekonomian serta aktivitas masyarakat tidak terganggu. .

“Begitu ini terjadi kita langsung koordinasi, bahwa Pemprov langsung mengambil tindakan bersama Pemkab dan Pemerintah Pusat untuk membuat jembatan darurat (jembatan bailey) yang diperkirakan membentang 100 meter namun membangun jembatan ini akan memakan waktu lama paling tidak dua bulan,” jelasnya.

Disamping itu juga dilakukan upaya lain yaitu dengan menyediakan jembatan ekstra darurat. Sehingga paling tidak mobil-mobil kecil, sepeda motor, sepeda, pejalan kaki, anak sekolah hingga para pedagang tidak terganggu aktivitasnya. Pelaksanaanya akan dikoordinasikan oleh Dinas PU.

Baca Juga :  Gubernur Herman Deru Resmikan Ponpes Tahfidz Al-Qur'an El-Gontori Pagaralam

“Dari semua hal tersebut, saya juga minta agar dalam waktu dekat ini segera dibangun yang dapat menunjang mobilisasi entah itu dari pohon kelapa, besi dengan bobot yang tertentu ataupun dari apapun,” ujarnya.

Gubernur Herman Deru mengajak agar masyarakat turut menjaga lingkungan karena menurutnya musibah, atau contohnya jembatan putus itu bisa disebabkan ulah manusia yaitu aktivitas penambangan batu kali.

Turut hadir Ketua DPRD Lahat Fitrizal Homizi ST, Bupati Lahat Cik Ujang SH., Wabup Lahat, Haryanto, Kadis Kominfo Prov Sumsel, H. Achmad Rizwan, SSTP, MM., Kadinsos Prov Sumsel, Dr. H. Rosidin., M.Pdi. (Cly/red)

Print Friendly, PDF & Email