Gubernur Sulteng Lepas 12 Kontainer Hasil Bumi Utuk di Ekspor

oleh -234 views

Palu Sulawesi Tengah, wartaterkini.news–Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. Gowes dari Palu Pantoloan untuk Melaksanakan Pelepasan Direct Ekspor dari Terminal Peti Kemas Kelapa dan Kayu Olahan Ke Vietnam, Korea, China, Jepang dan Malasia. Sabtu 12 September 2020.

Pada Kesempatan itu Gubernur didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Kadis Perhubungan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Karo Pengadaan Barang dan Jasa dan Karo Humas dan Protokol.

Presiden Direktur PT. Winarapan Sitting Agen Sinakor merchant marine Co. LTD, Panangian Siregar, menyampaikan Bahwa kehadiran PT. Winarapan di Palu adalah melihat Potensi Sulawesi Tengah yang sangat melimpah untuk dilakukan Eksport yang akan yang terus ditingkatkan kedepan.

“Jika Sulteng banyak melakukan Ekport sudah pasti dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian Sulawesi Tengah kedepan kita usahakan ekspornya bukan hanya 12 Kontainer tetapi kita tingkatkan karena Potensinya sangat besar”. jelasnya

Baca Juga :  Gorontalo Lepas 12.400 Ton Ekspor Jagung ke Filipina

Kepala Pelindo IV diwakili Ibu Yosida Palesang menyampaikan sangat berbangga dengan adanya Ekspor yang setiap harinya akan meningkat dan pihaknya akan terus meningkatkan kwalitas layanan untuk mensupport seluruh kegiatan Ekspor dan Impor sehingga arus distribusi barang lancar yang akhirnya meningkatkan Efesiensi. Kedepan PT. Pelindo IV akan terus menambah kwalitas sarana termasuk menambah Kren yang baru.

Pada kesempatan tersebut Kepala Bea dan Cukai Pantoloan Alimudin Lisaw, menyampaikan bahwa Bea Cukai akan mensupport seluruh kegiatan Ekpor dan Sistem yang ada pada Bea dan Cukai sangat memungkinkan untuk mendukung seluruh kegiatan Ekspor dan Import.

Baca Juga :  Tekankan Kemandirian, Presiden: Pasarnya Kita Sendiri Dulu, Baru Setelah Itu Ekspor

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. menyampaikan rasa bangga dan sangat mengapresiasi pelaksanaan Ekport Kelapa dan Kayu Olahan yang dilakukan PT. Winarapan Sitting agen Sinakor, kegiatan ini sudah lama ditunggu tunggu, kalau saat ini masih 12 Kountainer semoga kedepan dapat meningkat.

Gubernur juga secara Khusus meminta agar seleruh kegiatan PT. Pelundo dan KEK agar terus dapat dilakukan dengan Protokol Kesehatan.

“Saya berharap jangan sampai ada Klauster baru di Sini melihat kuantitas kegiatan disinan dan di KEK sangat padat”.ungkapnya

Gubernur juga menyampaikan bahwa pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Tengah saat ini sesuai dengan hasil Rapat Terbatas Presiden RI Joko Widodo baru baru ini yang menyampaikan bahwa laju pertumbuhan Sulawesi Tengah berada pada peringkat III se Indonesia setelah Papua dan Papua Barat.

Baca Juga :  Gubernur Sulawesi Tengah Terima Investor Untuk Berinvestasi di KEK Palu

“Namu pertumbuhan pembangunan kita tersebut didukung dari Eksport Migas dan hasil tambang, saat ini kita melakukan Ekport non migas semoga dapat menambah nilai yang positip dalam pertumbuhan perekonomian Sulawesi Tengah”.ungkapnya

Gubernur juga berharap semoga kedepan Ekport komoditi Sulteng dapat terus di tingkatkan karena Potensi di sini sangat besar dengan harapan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

“Sehingga kesejahteraan masyarakat kita dapat lebih meningkat”.jelasnya

Terakhir Gubernur didampingi Pejabat OPD yang mengikuti dengan resmi melepas Direct Ekspor hasil bumi sebanyak 12 Kontainer Ke Vietnam, Korea, China, Jepang dan Malasiya. (Maryam/Red)

Print Friendly, PDF & Email