Gantungkan Nasib Guru Honorer Non Kategori Temui Wagub Sumsel

oleh -681 views

Palembang, wartaterkini.news–Wagub Sumsel H. Mawardi Yahya menerima audiensi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori yang berusia di atas 35 tahun (GTKHNK 35+) di ruang kerja Wagub, Jumat (14-02-2020).

Bertujuan dukungan dari Pemprov Sumsel ke Pemerintah pusat memperhatikan nasib mereka.

Mereka berharap diangkat menjadi PNS tanpa tes, atau opsi lain menjadi Pegawai Pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK). Atau paling tidak upahnya disetarakan dengan upah minimum regional (UMR).

Baca Juga :  Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mengatakan, pada prinsipnya Pemprov Sumsel memberikan dukungan dan memperjuangkan agar guru honorer bisa jadi PNS

Menanggapi permintaan Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) 35 Plus. “Kita dukung penuh, agar guru honorer yang umurnya lewat 35 tahun, bisa jadi PNS,  Ini kebijakan pusat. Prinsip, kita akan berikan dukungan”.ujarnya

Baca Juga :  Selamatkan Aset, Pemprov Bentuk Satgas Khusus

Sebagai bentuk dukungan pemerintah prov sumsel, Wagub memberikan statemen berupa dukungan ke pemerintah pusat dengan buat video bersama para honorer agar harapan guru honorer diperhatikan.

Sementara itu, Ketua GTKHNK 35 Plus Provinsi Sumsel, Susi Maryani mengatakan, guru honorer yang sudah 35+ tahun ini, ada kekhawatiran nantinya tidak dipekerjakan, untuk dijadikan K2 sudah tidak masuk lagi. Apalagi mau jadi guru PNS, sudah lewat dari umur, artinya tidak bisa lagi.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Gelar Rapat Terkait Pengelolaan Participating Interest

“Memang ini kebijakan pemerintah pusat, agar kami ini bisa jadi PNS, tanpa harus tes. Kami minta nasib kami ini diperhatikan. Agar kesejahteraan kami bisa terjamin”. tandasnya.

Turut Hadir Kabid PembinaanDiknas Prov. Sumsel ,Markoginta SPd. (Ril/red)

Print Friendly, PDF & Email