Gaji Macet, Makan Senin Kamis, Tukang Angkat Kaki

oleh -2.109 views

Pagaralam Sumsel, wartaterkini.news–Miris benar pembangunan Polsek Pagaralam Selatan yang bertempat di Desa Keban Agung Kelurahan Uluh Rurah Kota Pagaralam yang baru beberapa minggu kemaren dimulai kini jadi terbengkalai.

Pembangunan asrama Polsek yang menelan pagu anggaran pemerintah Kota Pagaralam sebesar Rp 800 juta itu macet.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, usut punya usut para tukang bangunan yang mengerjakan pembangunan asrama Polsek Pagaralam tersebut angkat kaki (pulang) dikarenakan terlambatnya upah yang mereka terima dari pihak kontraktor dalam hal ini CV Putra Prabu.

Bukan itu saja masalah makan pun mereka sering tidak diberi, lebih miris lagi beberapa hari ini untuk konsumsi para pekerja diberi para tetangga di sekitar lokasi pembangunan. Malahan menurut penuturan Sawiran, salah satu kepala tukang pada Jum’at (09-09-2019) mengatakan mereka kadang makan ubi rebus karna uang makan yang mereka terima dari pihak pemborong sering terlambat.

Baca Juga :  Pembangunan Asrama Polsek Pagar Selatan Dimulai

“Kami beberapa hari ini makan saja kadang dikasih tetangga sebelah, mungkin mereka kasihan melihat keadaan kami disini pak. Malahan beberapa hari ini terpaksa makan ubi rebus (singkong). Kami tidak tahan lagi jadi kami pamit pulang dulu.” ujar Sawiran

Para tukang yang berjumlah lima orang ini memilih pulang kampung dulu sampai ada kejelasan dari pihak CV. Putra Prabu. Jika sudah ada kejelasan mengenai gaji mereke, segera mereka akan melanjutkan pekerjaan yg tertunda.

Baca Juga :  HD Permudah Keberangkatan Umrah Dan Haji

“Kalo sudah ada kejelasan mungkin kami akan balik lagi kesini. Kami sudah pesan tiket travel mau pulang dulu hari ini,” tambah Sawiran.

Sebelum pulang kampung, Sawiran dan para pekerja yang lain menemui petugas yang sedang piket untuk izin pamit pulang. Saat ditanya letak kampung halamannya, mereka mengatakan warga Kota Lubuk Linggau.

Terpisah Wakil Walikota Pagaralam, M.fadli, saat dikonfirmasi pada hari yang sama sangat menyayangkan kejadian ini. Namun dirinya mengatakan jika itu semua urusan internal kontraktor proyek tersebut.

Baca Juga :  Wako, Puasa Karaoke Tetap Buka Hanya Saja Jamnya Diatur

“Kami dari pemerintah Kota Pagaralam berharap pekerjaan pembangunan asrama Polsek Pagaralam Selatan tepat waktu, sebab jika molor, pasti ada sanksi dari Dinas PU nanti,” ungkap Fadli.

Sementara itu, salah satu LSM yang dimintai pendapat mengenai persoalan ini yakni LSM Wira Kota Pagar Alam melalui ketuanya, R. Jonsi, meminta masyarakat kota Pagaralam untuk terus mengawasi pembangunan di Kota Pagaralam karena uang yang digunakan untuk pembangunan tersebut merupakan uang rakyat.

“Kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat mengingatkan pihak-pihak kontraktor yang mendapat pekerjaan di Kota Pagaralam ini benar-benar mengedepankan mutu dan kwalitas dalam pekerjaanya,” ujarnya. (Boy/red)

Print Friendly, PDF & Email