DPD Partai Gerindra Malut Gelar Paparan Visi dan Misi Cakada Kabupaten Kota

oleh -1.763 views

Kota Ternate Maluku Utara
wartaterkini.news–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Maluku Utara (Malut), Parta Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Paparan visi dan misi bakal calon Bupat dan wakil Bupati, walikota dan wakil kota periode 2020-2025, di Hotel Gren Majang, pada Sabtu (30-11-2019), Kota Ternate, Maluku Utara.

Kegiatan di buka langsung ketua umum DPD Gerindra Malut Dr. Wahda Z. Imam dalam ini, Ada 3 kabupaten kota, yang hadir dalam paparan visi dan misi bakal calon ini dari Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), 11 orang, 7 calon bupati dan 4 wakil Bupati, Halmahera Utara (Halut), 4 orang 3 Bupati dan 1 wakil Bupati, sedangakan tambahan dari Kota Ternate itu 2 orang, semunaya wakil walikota.

Abdul Latif Mole sebagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Gerindra Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) saat di konfirmasi media ini di selah kegiatan mengatakan, partai Gerindra pada tingkat DPC untuk tahap pertama yakni mengikuti hasil konferensi nasional yang dilaksanakan di jakarta bersama DPP yaitu mengagendakan seluruh kegiatan penjaringan itu dilakukan serentak seluruh indonesia, yang dimulai dari tanggal 15 September sampe dengan tanggal 25 November 2019, kemudian seluruh DPC itu melakukan atau menggelar proses bagaimana yang sudah dijadwalkan.

Baca Juga :  Jika Tidak Ada Gugatan Ke MK, KPU Tetapkan Pemenang Pilpres Pada 25 Mei

“Kita juga, setelah penjaringan selesai kandidat mendaftar langkah berikut yang kita lakukan adalah pemaparan visi misi oleh seluruh kandidat yaitu kandidat yang telah mendaftar baik yang menyerahkan dokumen yang menjadi persyaratan maupun yang belum menyerahkan, kita memberikan kesempatan untuk bisa hadir dalam rangka memaparkan visi misi, itu dilakukan dalam rangka penjaringan”.Ujarnya

Lanjutnya, DPD maluku utara bersama DPC yang berhajat untuk kontestasi pilkada ini kita ingin memahami dan mengetahui bagaimana para kandidat yang akan bertarung ini punya keberpihakan atau punya perhatian terhadap proses, ada keseriusan dari mereka, lalu kita juga ingin tau seberapa jauh komitmen dari pada, para kandidat ini dalam rangka komitmen mereka untuk membangun Halmahera Timur sekaligus upaya untuk bisa bersama-sama dengan partai Gerindra”. Tambahnya

Baca Juga :  Rektor dan Dekan Uniski Periode 2019-2023 Dilantik

“Usai penyebaran visi misi, baru kita akan melakukan rapat pleno penetapan dari sekian nama yang mengikuti proses pemaparan visi misi, kita akan pleno apakah mereka semuanya dimasukkan dalam pengantar ke DPP ataukah ada kriteria berapa orang yang kita akan bawah ke jakarta, untuk mengikuti pleno, dari DPC dan DPD bersama-sama untuk mengantarkan ke pusat setelah itu DPP melakukan uji kepatutan dan kelayakan sebagai wakil dari partai Gerinda”.ucapnya

Tambahan Abdul Latif Mole, “Sejauh ini kami terima dari kndidat ada sebagian besar, ada yang belum berkesempatan untuk mengikuti proses ini karena berhalangan di luar daerah tetapi dari ssejumlah nama yang masuk dalam perjaringan ini menurut kami nama-nama berkomitmen yang cukup baik bagimna membangun Haltim baik dari aspek pelayanan dasar maupun pembangunan infrastruktur, jadi sebagai ketua ini sebagai langkah maju”.jelasnya

Terpisah sekretaris DPD Partai Gerinda Maluku Utara H. Muchmud Esa menjelaskan, sesuai anjuran dari dewan pimpinan pusat (DPP) nama-nama yang akan di bawah hanya 3 nama, setelah itu jakarta memutuskan seperti apa mekanismenya, yang mengajukan kepusat itu, tergantung sudah punya pasangan, dan yang belum itu tidak menjadi soal yang pastinya hanya 3 nama dari 01 dan 02.

Baca Juga :  Kemenhub Dirikan Posko Bantuan Bagi Korban Tsunami Selat Sunda

“Kami dari partai Gerindra di ajurkan harus maju, kalaupun itu ada, ada beberapa daerah, kader partai yang maju diantara Kota Ternate dan Haltim, mungkin yang lain juga sesuai dengan kemampuan, yang tidak dari kader partai juga punyak peluang besar untuk dapat di usung yang penting sesuai syaratnya partai Gerindra”.tuturnya

Muchmud Esa menambahkan, “sesuai indikator dari partai itu, salah satunya visi dan misi karena visi dan misi menentukan arah kepemimpinan mereka di 5 tahun kedepan, layak atau tidak, visi misi di anggap bagus, biarpun kader partai lebih di prioritaskan tetapi di lihat ada beberapa indikator tadi, jadi kader partai juga belum tentu akan lolos atau akan didukung”. Pungkasnya (Alif/red)

Print Friendly, PDF & Email