Doa untuk Keselamatan Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Warnai Peringatan HUT PDI Perjuangan di Kalbar

oleh -299 views

Kalimantan Barat, wartaterkini.news– Peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan oleh Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat diwarnai dengan doa bersama bagi keselamatan penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh pada Sabtu (9/1) kemarin. Doa bersama dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus.

“Kecelakaan pesawat terbang maskapai Sriwijaya Air SJ-182 pada hari Sabtu kemarin merupakan kabar duka bagi kita semua. Karenanya, pada momen yang berbagahagia ini, pada puncak HUT ke-48 PDI Perjuangan marilah kita mengheningkan cipta seraya berdoa kepada Tuhan agar seluruh penumpang diberi keselamatan,” kata Lasarus di sela-sela peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Minggu (10-01-2021) pagi.

Baca Juga :  Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Kenakan Rompi Gojek Online

Di momen peringatan HUT ke-48 PDI Perjuangan, Lasarus turut menyampaikan ungkapan belasungkawa atas kecelakaan pesawat yang hendak terbang menuju Pontianak tersebut.

Ia lalu mengimbau semua pihak untuk tidak berspekulasi tentang penyebab dan segala hal yang berkenaan dengan musibah tersebut karena dapat berefek buruk bagi kondisi psikologi keluarga korban.

“Saya mengimbau semua pihak agar tidak berspekulasi, tidak melakukan penilaian-penilaian yang tidak berangkat dari bukti dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan karena kasihan nanti keluarga korban. Kita tunggu sampai KNKT membuat kesimpulan setelah melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap pesawat ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan Putaran ke dua

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komisi V DPR, Lasarus menyerahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat. Sembari menunggu hasil investigasi KNKT, Ia meminta pemerintah untuk tidak memberikan keterangan yang dapat membingungkan masyarakat.

“Kita berserah penuh pada KNKT untuk mengetahui apa penyebab kecelakaan. Saya berharap pemerintah tidak memberikan keterangan sesuai versinya masing-masing supaya masyarakat tidak dibuat bingung dengan kecelakaan ini,” harapnya. (Lutfi/Red)

Print Friendly, PDF & Email