Ditengah Pandemi COVID-19, Desa Di Palas Akan Melaksanakan Bimtek Luar Daerah

oleh -555 views

Padang Lawas Sumut, wartaterkini.news – Seiring keluarnya Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 6/2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19 saat ini, malah 303 Desa di Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara (Sumut) ramai-ramai akan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) luar daerah.

Padahal, Kabupaten Padang Lawas termasuk salah satu daerah zona merah Covid-19. Hal itu berdasarkan data dari Satgas Covid-19, Padang Lawas masih meresiko tinggi terhadap penyebaran Covid-19.

Kegiatan itu akan dilaksanakan di Wing Hotel Kualanamu, Jl. Arteri Kualanamu, No. 9 Kab. Deli Serdang, Sumut

Baca Juga :  Corona, Komite FAL Intensifkan Pengawasan di Seluruh Bandara Indonesia

Informasi yang dihimpun Wartaterkini.news dari beberapa Kepala Desa menyebutkan, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 25 hingga 28 November 2020 dengan biaya sebesar Rp 5jt per peserta

“Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan oleh Lembaga Inovasi dan Kajian Indonesia yang berkantor di Medan. Dengan mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Kepala Desa dalam Menggali Potensi Desa dan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021,” ujar salah seorang Kepala Desa yang tak ingin disebutkan namanya, sembari menunjukkan undangan Bimtek.

Baca Juga :  Topan RI Sumut Laporkan Penebangan Pohon di Rakuta Sembiring

Seharusnya, Bupati Padang Lawas H. Ali Sutan Harahap (TSO) membatalkan kegiatan tersebut di tengah kondisi pandemi Covid-19. Pasalnya masyarakat saat ini sangat membutuhkan kehadiran pemerintah di tengah-tengah mereka.

Disisi lain, kondisi ekonomi masyarakat di tengah Pandemi saat ini sangat sulit, uang sebesar itu seharusnya bisa membantu masyarakat yang sedang kesusahan, bukan malah dihambur-hamburkan ke luar daerah.

Baca Juga :  Pilkades Desa Gedung Nyawa Kabupaten OKU Selatan Telan Korban Jiwa

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt.) Kadis PMD Palas, Budiman Nasution mengatakan, Pada prinsipnya Dinas PMD tidak berkompeten dalam mengeluarkan atau tidak mengeluarkan izin untuk melaksanakan kegiatan dimaksud.

“Lembaga pelaksana dapat mengajukan proposal ke Desa. Mengenai penyelenggaraan kegiatan bimtek, sebagaimana yang dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota lain memperhatikan pedoman perubahan perilaku yang dikeluarkan Gugus Tugas Covid-19, kegiatan dapat dilaksanakan dengan penerapan Protokol Kesehatan (3M),” jelas Kadis. (Edi).

Print Friendly, PDF & Email