Dispar Morotai Bakal Terapkan Protokol Kesehatan Disetiap Destinasi Wisata dan Kuliner

oleh -515 views

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news–Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pulau Morotai bakal menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dan Standar Operasional Prosedur (SOP) diseluruh destinasi Wisata dan Kuliner di Kabupaten Pulau Morotai.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Pulau Morotai Ida Arsyad ketika ditemui wartaterkini.news pada ruang kerjanya, Rabu (01-07-2020) mengatakan anjuran Pemerintah Pusat ketika ditetapkan New Normal seluruh Destinasi Wisata dan Kuliner sudah bisa berjalan normal, untuk itu Destinasi di Morotai nantinya akan dibuka dengan menerapkan SOP dan Protokol Kesehatan Covid-19.

Penerapan Protokol Kesehatan dimaksud apabila ada tamu yang masuk dan berwisata harus diperiksa suhu badan, penyediaan tempat cuci tangan, wajib menggunakan masker dan tetap harus menjaga jarak.

Baca Juga :  Destinasi Danau Bungara di Tahun 2020 Dapat Kucuran Dana OTSUS

Karena menurut Kadispar, kendala di Pulau Morotai sehingga seluruh destinasi masih ditutup yakni reaktif rapid test yang terus meningkat.

“Yang menjadi satu kendala kalau kita ikuti perkembangan yang ada sekarang bahwa Morotai masih menerapkan Karantina, setiap orang yang masuk ke Morotai dan ikuti rapid tes masih banyak yang terdapat reaktif rapid test kemudian dikarantina, hal ini membuat kami di lemah, untuk itu saat ini kami sementara menyusun planing, SOP apa yang harus diterapkan di Morotai”.jelasnya

Lanjut dikatakan, berdasarkan perkembangan dari kementerian sudah diharapkan untuk di buka seluruh destinasi, namun di satu sisi karena masih terjadi peningkatan Covid-19 sehingga pihaknya membutuhkan diskusikan penanganan dan Penerapan SOP disetiap destinasi.

Baca Juga :  Minggu Kedua Hari Raya Idul Fitri Taman Margasatwa Ragunan Ramai Pengunjung

“Kemarin saya sudah melapor ke Ketua Gugus Covid-19 Bupati Morotai untuk meminta koordinasi dan juga Dinas Perhubungan untuk kita diskusikan tentang pembukaan destinasi dan Penerapan SOP”.katanya

Karena Masyarakat Lokal Morotai biarpun di larang agar tidak berada di destinasi tapi mereka tetap ada mungkin mereka jenuh karena harus berada dirumah terus sehingga mereka butuh refreshing.

“Kita lihat sendiri di Wisata Army Dock, setaip hari sabtu minggu banyak orang di sana, bahkan di Wisata Dodola pun ada, setiap hari libur dan hari-hari biasapun ada orang yang berwisata”.sambung dia

Sementara soal Protokol Kesehatan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 Morotai tentang cara penerapannya, apakah tenaga kesehatan yang harus ditetapkan disetiap destinasi atau bagimana. Untuk itu sampai saat ini, Dispar Morotai belum bisa menentukan kapan destinasi secara resmi dibuka.

Baca Juga :  New Normal, Polres OKU Selatan Siap Edukasi Masyaraka

Pihaknya berharap penyebaran Covid-19 cepat berlalu sehingga dapat memberi ruang kepada masyarakat secara umum supaya bisa berwisata di Morotai, dan yang paling terpenting yaitu kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, hal ini harus ditanamkan dalam diri kita masing-masing supaya dapat memutuskan mata rantai Covid-19.

Disisi lain, Dampak Pandemi Covid-19 ini berakibat pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saat ini pendapatan kita di pariwisata jauh turun drastis, bahkan bisa dibilang tidak ada karena semua destinasi ditutup”.ungkap Kadispar. (Endi/red)

Print Friendly, PDF & Email