Diduga Maraknya Galian C Ilegal, LIRA Agara Minta Polda Aceh Turun Tangan

oleh -367 views

Aceh Tenggara, wartaterkini.news–Maraknya Aktivitas galian C yang diduga tidak jelas seperti izin telah mati namun masih beroperasi di Kabupaten Aceh Tenggara untuk melakukan aktifitas eksploitasi pertambangan. Namun bukan itu saja, selain bebas beraktifitas mengambil material galian di sungai Alas dan sungai lainnya.

Di samping itu mereka diduga tidak menyetorkan pajak galian C sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 7 tahun 2014, tentang pajak mineral bukan logam dan bebatuan Rp 4.000 per kubik.

Terkait hal ini aktivis lumbung informasi rakyat (LIRA) M. Saleh Selian kepada media wartaterkini.news meminta Pihak Polda Aceh agar mempertanyakan Izin Tambang , Izin Produksi dan Pajak yang disetorkan serta sumber BBM Armada.

Baca Juga :  Wako Lubuklinggau dan Bupati Mura Teken BA Penyerahan 55 Aset

“Selain itu mesin Galian C tersebut didapatkan nah kenapa tambang galian C makin marak di Aceh Tenggara kenapa Aparat Penegak Hukum seolah-olah Apatis”.ucap Saleh Selian Senin (03-08-2020)

Lebih Ironisnya material Galian C diangkut melintasi jalan jalur nasional tanpa ada penutup pengaman menuju lokasi proyek-proyek, dan aksi penambangan galian C yang diduga ilegal ini berjalan mulus.

“Apakah ada oknum aparat penegak hukum bermain didalamnya sehingga mereka terkesan tutup mata atau tidak dilakukan razia bersama pihak terkait lainnya ke lokasi-lokasi tambang galian C yang diduga tidak miliki izin lengkap itu”. ujar Saleh Selian

Baca Juga :  Sekda dan Kepala OPD OKU Selatan Ikuti Video Conference Bersama BPK RI

Kemudian ucap Saleh Selian mereka bebas menggunakan alat berat sejenis excavator mengambil galian C di sungai-sungai sebagai tempat lumbung material bebatuan, pasir dan kerikil, sementara mereka tak pernah menyetor pajak padahal PAD sangat membantu sekali untuk peningkatan pembangunan dan perekonomian kabupaten Aceh Tenggara.

Adapun bagi mereka ada yang telah mengantongi izin Tambang, Izin Produksi serta telah menyetor Pajak nah apakah pengerukan Material tersebut masih dalam Koordinat sesuai izinnya , maka Saleh Selian mendesak Pihak Polda Aceh Turun ke Aceh Tenggara untuk menertibkan Galian C yang tidak jelas itu.

Baca Juga :  Polres Taput Tangkap Alat Berat Yang Diduga Milik Oknum Anggota Dewan

Dikatakan M.Saleh Selian hasil investigasinya di Kampung Karo di temukan Galian C atau tambang yang diduga tidak memiliki izin Tambang, Izin Produksi serta diduga tidak menyetorkan pajak ke Pemda.

“Selian itu di lokasi tambang tersebut ditemukan beberapa Alat berat, dan  dari mana BBM nya kenapa Aparat Penegak Hukum Apatis”.pungkasnya (Muhamadd/Red)

Print Friendly, PDF & Email