Diduga Korupsi, Kepala Desa Kuripan Satu Kabupaten OKU Selatan Dinonaktifkan

oleh -4.247 views

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Firman Bin Harsono, Kepala Desa Kuripan Satu Kecamatan Tiga Dihaji Kabupaten Ogan Komerinh Ulu (OKU) Selatan resmi dinonaktifkan sementara dari jabatannya sebagai kepala desa setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres OKU Selatan. Firman menjabat sebagai kepala Desa Kuripan Periode 2019-2025 yang merupakan periode kedua masa jabatannya.

Yang bersangkutan terjerat kasus dugaan korupsi fasilitas lapangan olah raga (lapangan bola) di Desa Kuripan Satu Kecamatan Tiga Dihaji yang bersumber dari anggaran Kemenpora tahun 2015.

Kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Juproni S.pd, M,Si melalui Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa, Zainal Arifin., SE saat dikonfirmasi terkait hal tersebut diruang kerjanya, Kamis (12-02-2020) membenarkan tindakan penonaktifan Kades Kuripan Satu tersebut.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Gantung Menuju Desa Kuripan Satu dan Dua Mulai di Kerjakan

“Hal itu sesuai dengan SK Bupati OKU Selatan Bupati Nomor 142/KPTS/DPMPD/2020. SK tersebut diterbitkan untuk menindaklanjuti surat Kapolres4 OKU Selatan nomor B./25/1/2020 Reskrim tanggal 15 januari 2020 yang menetapkan Firman Bin Harsono, Kepala Desa Kuripan Satu sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Kemenpora tahun 2016.” Urai Zaenal.

Berdasarkan ketentuan pasal 60 peraturan daerah nomor 3 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 1 tahun 2015 tentang pemilihan, pengesahan, dan pengangkatan, dan pemberhentian kepala desa, Kepala Desa dapat diberhentikan sementara oleh Bupati karena ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi terorisme atau makar terhadap keamanan negara.

Baca Juga :  Gugatan Pra Peradilan Wakil Bupati OKU di Tolak

Untuk melaksanakan sebagaimana yang dimaksud pada Perda tersebut perlu menetapkan keputusan Bupati tentang pemberhentian sementara Kepala Desa yang dimaksud melalui surat keputusan Bupati.

Dalam perkembangan nantinya, apabila Kepala Desa Kuripan Satu terbukti bersalah dan telah punya kekuatan hukum tetap (inkrah) oleh majelis hakim maka jabatannya sebagai Kepala Desa akan diberhentikan secara permanen oleh Bupati OKU Selatan.

“Surat keputusan Bupati ini sifatnya masih sementara sambil menunggu keputusan Inkrah. Adapun untuk menjalankan roda pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat Desa Kuripan satu, akan dijabat oleh Sekretaris Desa”. Lanjut Zainal.

Baca Juga :  Viral Di Medsos, Toko Laptop Di Cikarang Pasang Spanduk Pecel Lele

Selanjutnya jika nantinya Keputusan Pengadilan menyatakan yang bersangkutan tidak terbukti bersalah atau bebas murni, maka Jabatan Kepala Desa akan dikukuhkan kembali kepada Firman.

Pemerintah berkomitmen untuk bertindak sesuai dengan aturan yang ada guna mengindari penyalahgunaan kekuasan untuk kepentingan pribadi ataupun golongan.

“Pemerintah tidak akan main-main apabila ada kepala desa atau siapapun yang telah menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dan Golongan”. Tutupnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email