Diduga Korupsi DD Hampir 1 Milyar, Dua Kades Jadi Tersangka

oleh -867 views

Labuhanbatu Sumut,wartaterkini.news – Setelah dilakukannya pemeriksaan kedua kali sebagai saksi, Kejari Labuhanbatu akhirnya menetapkan status Kepala Desa Halimbe, Kecamatan Aek Natas, War (45) sebagai tersangka korupsi Dana Desa (DD) dan langsung dilakukan penahanan. Selasa (08-09-2020) kemarin.

Menyusul kasus yang sama, Kejari Labuhanbatu juga menetapkan SRP (48) Kepala Desa Bulungihit, Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai tersangka, namun hingga saat ini SRP belum dilakukan penahanan karena tidak hadir saat dipanggil penyidik Kejari Labuhanbatu.

Baca Juga :  Dapur Umum Gugas Covid-19 OKI Sediakan Kotak Nasi Gratis Untuk Warga Terdampak

Sebelum dibawa ke rutan Mapolres Labuhanbatu, War menjalani pemeriksaan Rapid Test oleh dokter RSUD untuk memastikan tersangka bebas dari Covid-19.

Kejari Labuhanbatu, Kumaedi SH melalui Kasi Pidsus, M Husairi,SH didampingi Kasi Intel, Syahron Hasibuan,SH menjelaskan, bahwa penahanan tersangka dilakukan karena dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

“Dari hasil pertimbangan penyidik kita, tersangka dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti sehingga kita melakukan penahanan,” terang Husairi.

Baca Juga :  Ketua DPR Himbau Untuk Tidak Ada People Power di Pemilu 2019 Ini

Husairi menegaskan untuk SRP, Kades Bulungihit akan dilakukan pemanggilan ulang pada hari kamis (10-09-2020) besok dengan status tersangka, ucap Kasi Pidsus kepada media.

War Kades Halimbe diduga telah melakukan Korupsi Dana Desa Tahun 2019 yang merugikan negara sebesar Rp.560 juta sedangkan Sarpin Kades Bulungihit diduga melakukan Korupsi Dana Desa Tahun 2016-2019 yang telah merugikan negara sebesar Rp.960 juta.(Kirman/red)

Print Friendly, PDF & Email