Deru Ingatkan Lahat Tidak Disalip Daerah Pemekarannya

oleh -318 views

Lahat, Wartaterkini.News– Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengingatkan semua pihak terutama Pemerintah Kabupaten Lahat terus membangun berbagai bidang untuk menuju kesejahteraan masyarakatnya, sehingga tidak disalip atau didahului kabupaten dan kota yang merupakan daerah pemekarannya dari sisi kemajuan pembangunan.

Deru mengingatkan hal itu pada saat menghadiri Hari Jadi Kabupaten Lahat ke 150 perayaan ke XXI, Senin (20-05-2019) sore.

Dikemukakan Gubernur Sumsel,  Herman Deru, usia 150 tahun bukan usia yang muda, tetapi tertua daripada kabupaten/kota lainnya.

Selain itu, Dia berharap agar mempertahankan kearifan lokal, budaya masih berlaku, bahasa masih kental sehingga tidak gengsi, budaya luar yang masuk untuk menggerus. “Pagari kebudayaan, seni lokal dan bahasa, jangan sampai diklaim oleh tetangga lain,” ulas Deru.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Targetkan Capai Top 40 Inovasi Pelayanan Publik

Potensi Kabupaten Lahat,  kata Herman Deru mengingatkan, tidak hanya batubara mempunyai kalori tinggi, tetapi juga ada lahan pertanian yang subur dan ada pula semangat kerja yang baik.

Dalam sejarahnya, Kabupaten Lahat telah dimekarkan menjadi 2 daerah otonomi baru yakni Kota Pagar Alam dan Kabupaten Empat Lawang. “Ingat, jangan sampai disalip oleh yang muda, tunjukan kinerja,” kata Deru berharap.

Sementara Bupati Lahat, Cik Ujang menyebutkan, program berobat dan sekolah gratis ini ternyata turut menurun angka kemiskinan di Kabupaten Lahat.

Buktinya, sejak program itu diluncurkan, atau setelah dua bulan menjabat Bupati dan Wabup Lahat, Kabupaten Lahat berada diposisi ketiga daerah termiskin di Sumsel. Padahal hampir satu dekade, Kabupaten Lahat yang dikenal sebagai lumbung energi Sumsel, berada diposisi kedua termiskin di Sumsel, dari 17 kabupaten/kota.

Baca Juga :  Kemenag Pulau Morotai gelar Bimbingan Manasik Haji pada 73 Jamaah Calon Haji

Selain itu, kata Cik Ujang, pihaknya juga meluncurkan asuransi kematian bagi masyarakat Kabupaten Lahat. Bagi warga yang meninggal dunia, ahli waris menerima asuransi Rp. 2 juta. Namun, bagi warga yang meninggal dunia lantaran kecelakaan, ahli waris akan menerima asuransi Rp. 4 juta. “Tentu saja program satu ini sangat membantu ahli waris,” tutupnya. (Cly/Red)