Delapan Karya Budaya Asli Sumsel Resmi Dinobatkan Menjadi WBTB Indonesia

oleh -121 views

Jakarta, wartaterkini.news–Sebanyak 8 (Delapan) karya budaya asli Provinsi Sumatera Selatan resmi dinobatkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia 2019 di Istora Senayan, Selasa (08-10-2019) yang lalu.

Berikut Delapan karya budaya dari Prov. Sumsel yang telah ditetapkan WBTB Indonesia antara lain, Midang dari Kab. OKI, Tempoyak dari Kota Palembang, kemudian Tanjak dari Prov. Sumsel, Tari Sambut dari Kab. Muara Enim, Tam tam Duku dari Musi Rawas, Benteng bentengan dari Kab. Musi Rawas, Cak Ingkling dan Kelentangan dari Kab. Banyuasin.

Baca Juga :  Ini Komitmen Herman Deru Untuk Pembinaan Usaha Kecil

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melalui Kadis Budpar Prov Sumsel Aufa Syahrizal., SP., M.Sc, mengaku bangga dan juga mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak yang terlibat dan masyarakat Prov. Sumsel dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya provinsi Sumsel.

“Alhamdulillah, Karya Budaya dari Prov. Sumsel telah di tetapkan sebagai WBTB Indonesia, semoga kedepan potensi- potensi Budaya Sumsel lainnya dapat digali lagi , dilestarikan & ditetapkan sebagai WBTB Indonesia” ungkapnya

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Siap Sukseskan Forum Merdeka Barat

Penyerahan Sertifikat Apresiasi Penetapan WBTB Indonesia Tahun 2019 kepada Pemprov Sumsel melalui Dinas Budaya dan Pariwisata Prov Sumsel diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo dan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy pada acara Pekan Kebudayaan Nasional.

Hingga kini tercatat sudah 32 karya budaya dari Provinsi Sumatera Selatan (Prov. Sumsel) yang telah berhasil ditetapkan sebagai WBTB Nasional.

Baca Juga :  Bupati OKI Bakal Mantu, Lamaran Sederhana, Kental Akan Adat dan Budaya

Bahkan di tahun 2020 mendatang  Aufa menuturkan, Disbudpar Prov. Sumsel telah mengusulkan Telok Abang untuk menjadi WBTB, mengingat telok abang merupakan makanan khas Kota Palembang yang banyak dijumpai ketika memasuki bulan Agustus atau Hari Kemerdekaan RI.

Acara ini dibuka dengan Tari Gending Sriwijaya yang dipersembahkan oleh Tim Kesenian dari Kabupaten Muara Enim membuat decak kagum yang hadir termasuk dari Negara sahabat yang melihatnya. (Cly/red)