Debat Pertama Usman-Bassam Kuasai Panggung, Bahas Soal Jalan Obi dan Makeang

oleh -203 views

Halsel Maluku Utara, wartaterkini.news – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara mengelar debat pertama yang di hadiri dua Pasangan Calon (Paslon) Bupati Dan Wakil Bupati yang dilaksanakan di Aulat Kantor DPRD Halsel, melalui siaran Live streaming Facbeook dan Akun Youtube KPU Halsel Serta siaran RRI Ternate. pada Sabtu (17/10/2020) Pukul 20.30 Wit Dini Hari

Dalam debat Tersebut Pasangan Calon Nomor Urut 2, Usman Sidik-Hasan Ali Bassam Kasuba (Bassam-Kasuba) terlihat menguasai pangung debat, sesuai dengan amatan media ini di lapangan, pasangan Nomor Urut 2 Usman-Bassam aktif berkordinasi menjawab pertanyaan-pertanyaan yang di tanyakan dari Paslon lain.

Usman Sidik menjelaskan dalam debat di sesi tanya jawab bahwa, terkait dengan 4 status jalan. Diantaranya, Jalan Kabupaten, Jalan Provinsi, Jalan Nasional dan Jalan Strategis Nasional.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, Pemda OKU Selatan Akan Salurkan Bansos

Dari 4 Status jalan tersebut. Usman Sidik menyampaikan bahwa jalan yang berada di Kabupaten Halmahera Selatan, salah satunya di Pulau Obi. Usman mengatakan, jalan di Pulau Obi sangat layak untuk dijadikan sebagai status strategis jalan nasional. Sebab, kata Usman, di Pulau Obi adalah Daerah Industri, dimana, Peraturan Kementerian PU ada 2, Sentra Ekonomi Khusus mendapatkan status jalan strategis Nasional.

Usman menjelaskan, Pulau Obi adalah Daerah yang bukan ekonomi khusus. Tapi Daerah Industri yang layak mendapatkan status pembangunan jalan Strategis Nasional, semenjak industri itu berlangsung yang sampai saat ini belum dilakukan.

“Maka dari itu, harus melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten dengan pihak Balai karena jalan yang di Pulau Obi sangat layak untuk dijadikan status jalan strategis Nasional, bukan jalan nasional karena status jalan itu ada 4, diantaranya, Jalan Kabupaten, Jalan Provinsi, Jalan Nasional dan Jalan Strategis Nasional,” jelas Usman saat sesi pemaparan Visi-Misi.

Baca Juga :  Kasihan, Kebun Warga Desa Sakita Morotai Digusur Tanpa Izin. Ini Tanggapan Camat Morut

Selain itu, Usman juga menyinggung terkait dengan jalan yang ada di Pulau Makeang, Usman-Bassam menegaskan, seharusnya Pemerintah mengusulkan Pulau Makeang yang selama ini tidak mampu dibiayai melalui APBD Kabupaten maupun Provinsi. Maka Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi harus saling kerja sama untuk mengusulkan agar ditetapkan menjadi Daerah rawan bencana.

“Strategi seperti itu yang harus memang kita lakukan agar Jalan di Pulau Makeang bisa di bangun dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kunker TP-PKK Provinsi ke-Kabupaten Ogan Ilir

Sementara Bassam selaku Calon Wakil Bupati Halsel menyampaikan, walaupun status jalan tersebut adalah jalan Provinsi, namun ia mengatakan, jika bukan wewenangnya Kabupaten, tapi kalau menjadi seorang Pemimpin Daerah maka harus punya keinginan besar dengan cara melobi ataupun menggunakan koneksi yang dimiliki untuk bisa merubah situasi ditengah-tengah masyarakat.

“Kalau kita berbicara Pemerintahan yang berfikir tentang wewenang kita saja dan berdiam diri dan posisinya dengan kondisi yang ada, kapan Daerah kita bisa berkembang? Padahal, seperti yang kita ketahui anggaran yang besar itu beradanya di Pusat, jadi tinggal bagaimana kita sebagai Pemerintah Daerah mempunyai keinginan yang kuat untuk bisa melobi ke Pusat demi Perubahan Halmahera Selatan,”Ungkap Bassam.(Jul/red)

Print Friendly, PDF & Email