Dampingi Jokowi di Bangkok, HD Sebut Delapan Program IMT-GT Relevan dengan Visi Misi HDMY

oleh -473 views

Thailand, wartaterkini.news–Gubernur Sumsel Herman Deru tak menyia-nyiakan kesempatan emasnya saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo menghadiri KTT  IMT-GT  (Indonesia- Malaysia-Thailand Growth Triangle) ke-12, yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan pertemuan KTT ASEAN Ke 34 (The ASEAN 34th Summit) di Bangkok Thailand, Minggu (23-06-2019).

Selain membahas soal peningkatan produktivitas pertanian dengan pemanfaatan teknologi baru,  dan pengembangan industri karet yang tangguh, Herman Deru menyebut bahwa ke delapam program IMT-GT sejalan dengan visi misi HDMY.

Disampaikan oleh H. Herman Deru,  IMT -GT adalah kolaborasi untuk pertumbuhan segitiga Indonesia-Malaysia-Thailand yang bermitra dengan Asian Development Bank (ADB).  Khusus di Indonesia kolaborasi itu meliputi wilayah Sumatera  dan terdiri dari 10 Provinsi.

“Kita bersyukur dalam pertemuan ini, yang mendapat kesempatan untuk mendampingi Presiden RI hanya 3 Gubernur yaitu Sumatera Selatan, Aceh dan Riau. Banyak hal penting yang dibahas dan sangat relevan dengan kondisi Sumsel,” jelasnya.

Seperti yang dipaparkan Menko Perekonomian kata HD, bahwa ada  beberapa program yang dikembangkan IMT-GT antara lain inovasi  peningkatkan produktivitas pertanian pemanfaatan teknologi baru, pelatihan dan pengembangan pertanian berkelanjutan serta kewirausahaan bagi para petani muda. Kemudian meningkatkan dan mengembangkan Karet produktivitas dan harga  karet dan industri karet yang tangguh dan dikelola, karena sebagian besar produksi karet dunia berlokasi  di Negara IMT-GT.

Baca Juga :  Pemda Pulau Morotai Mengucapkan HUT Bayangkara Polres Pulau Morotai Ke-73

” Yang ketiga  IMT-GT ini juga membangun dan memperbaiki produk-produk halal ke seluruh dunia untuk meningkatkan peluang tingginya  memperoleh produk halal di seluruh dunia serta  mendukung seluruh sektor termasuk untuk menambah dana untuk sektor konektivitas dan TIK Memaksimalkan inovasi, teknologi baru, dan mentransformasikan  digital untuk usaha kecil dan menengah sebagai pelaku kunci dalam sektor pertanian, pariwisata,” tambahnya.

IMT -GT ini juga mengembangkan IMT-GT Vocation Training Centre Networking (VCT-Net)untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas untuk berbagi informasi tentang kerja di 3 negara.  Serta mengembangkan kota-kota hijau melalui peningkatan peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pengeluaran yang tersedia seperti: Fasilitas Pembiayaan Hijau Katalitik ASEAN dan  Meningkatkan anggaran Dewan Bisnis Bersama (Dewan Bisnis Bersama) untuk promosi oleh sektor swasta dalam perdagangan dan investasi lintas batas.

Baca Juga :  Hadiri HUT Palembang, Gubernur Herman Deru Berikan Kado Istimewa

“Untuk menindaklanjuti secara detil dan Konkret saya meminta masing-masing OPD yang terkait segera berkoordinasi dengan Kementerian masing-masing dan Sekretariat Pusat IMT-GT Sumsel. Bisa di Kemenko Perekonomian sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan hubungan kerja sama dengan IMT-GT ini. Program Kedelapan IMT-GT di atas serta arahan-arahan. Bapak Presiden ini sangat relevan dengan visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan 2019-2023,” jelasnya.

Sementara itu  Presiden Joko Widodo menyampaikan kerjasama IMT-GT diharapkan lebih banyak fokus pada 3 hal yakni Pengembangan dan mendukung proyek konektivitas fisik yang merupakan salah satu fokus implementasi visi IMT-GT 2036. Di Indonesia hal ini didukung untuk mengakses tol Trans Sumatera, kereta api dan pelabuhan serta jalur pengiriman  pelayaran Dumai-Malaka.  Pengembangan konektivitas fisik ini perlu dibarengi dengan pengembangan. SDM yang mendukung sektor pariwisata di kawasan IMT-GT.

Pentingnya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di kawasan IMT-GT. Sektor pertanian penting mewujudkan hal tersebut termasuk karet dan kelapa sawit.  Dan turunnya harga karet di telah disikapi Indonesia dengan pembatasan ekspor dimana saat ini telah memberikan dampak yang positif dengan membaiknya harga karet saat ini serta perlu dimanfaatkan keunggulan dan potensi masyarakat terhadap industri halal di sub kawasan. Kerjasama IMT-GT perlu mendorong penguatan kerjasama sektor UKM halal yang berorientasi ekspor.

Baca Juga :  HUT Ke-74 RI, Presiden: Keutuhan NKRI adalah Segala-galanya

Selain 3 hal tersebut, disampaikan Presiden pada saat sebelum menutup acara, bahwa peluang di bidang konektivitas, transpormasi, logistik, infrastuktur, energi, lingkungan, perdagangan, investasi, pariwisata halal serta pengembangan sumberdaya manusia harus juga dilaksanakan secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu Perdana Menteri Thailand menyampaikan perlunya evaluasi terhadap program-program lIMT-GT sehingga lebih efektif dan konkret untuk pembangunan tiga negara, serta membantu pembahasan lebih lanjut dan teknis di tingkat Gubernur dan Menteri  dari 3 negara.

Dalam Pertemuan itu Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel Akhmad Najib serta Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemprov Sumsel Aufa Syahrizal, Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Ekowati Retnaningsih dan Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel Iwan Setiawan. (Cly/Red)