Cegah Covid-19, Dinkes Pulau Taliabu Distribusi BMHP ke Puskesmas Nggele

oleh -106 views

Taliabu Maluku Utara, wartaterkini.news – Dalam rangka pencegahan dan penanganan Virus covid-19, Dinas Kesehataan Kabupaten Pulau Taliabu melakukan pendistribusian bahan medis habis pakai (BMHP) ke Puskesmas Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut. Minggu (7/3/2021).

Pantauan media ini, dalam distribusi BMHP tersebut, tim Dinas kesehatan di temani oleh tim Inspektorat Kabupaten Pulau Taliabu.

BMHP tersebut langsung di terima oleh Kepala Puskesmas Nggele, Mariasa La mare yang terdiri dari Antigen swab (25) covid-19 Ag, Masker N95, APD lengkap, APD Baju, Masker Medis dan Handsanitizer.

Baca Juga :  Asrun Padoma: Keberhasilan Atasan Tidak Bisa Diraih Tanpa Dukungan Bawahan
Foto saat menerima BMHP

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pulau Taliabu, Quraisya Marsaoli mengatakan bahwa distribusi BMHP ini agar Kabupaten Pulau Taliabu tetap mempertahankan zona hijaunya, sehingga distribusi ini akan di lakukan ke seluruh puskesmas di kecamatan.

“Hari ini sudah kami distribusi, mulai dari RSUD bobong, PKM Bobong dan puskesmas nggele, besok kita akan distribusi lagi ke Pusekesmas di bagian selatan, usaha ini kita lakukan agar Taliabu tetap bertahan pada zona hijau dari penyebaran virus covid-19. “Ungkapnya melalui via WhatsApp

Baca Juga :  Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field Serahkan Bantuan Sembako Ke Korban Banjir Gunung Megang Dalam

Sementara Kepala Puskesmas Nggele, Mariasa La mare juga menyambut baik dan menyampaikan rasa syukurnya terhadap Dinas Kesahatan Pulau Taliabu atas pendistribusian BMHP.

“Kami bersyukur atas distribusi BMHP seperti ini, karena walaupun di wilayah kecamatan Taliabu barat laut tidak ada yang terpapar covid, tapi setidaknya upaya pencegahan terus di lakukan, intinya kami sangat senang.” Pungkasnya.

Lebih lanjut Mariasa mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk tim, dan dalam waktu dekat ini akan melaksanakan sosialisasi terkait BMHP.

Baca Juga :  Hadiri Rakorgab Karhutlah, Gubernur Herman Deru Fokus Pencegahan

“insya Allah karena kita masih mau sosialisasi dulu, ini kan persiapan untuk penggunaan di vaksin publik atau vaksin di masyarkakat, jadi kita sosialisasi dulu baru nanti pelaksanaan.”tutupnya. (Ari/Red)

Print Friendly, PDF & Email