Banner Atas Banner Atas
Banner Atas Banner Atas

Bumikan Pancasila, Presiden Dorong MPR Ciptakan Terobosan Baru

oleh -56 views

Jakarta, wartaterkini.news–Dalam menjalankan tugas konstitusionalnya, MPR mengawal dan memberikan jaminan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia harus mencerminkan semangat dan jiwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Jakarta, Jumat (16-08-2019).

“MPR telah melakukan sosialisasi empat konsensus kebangsaan secara gencar ke seluruh pelosok tanah air, dengan menyasar seluruh kelompok masyarakat. Mulai dari pelajar, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum,” tuturnya.

Kepala Negara yakin tugas mulia tersebut akan terus dilakukan MPR dengan terobosan-terobosan baru, supaya nilai-nilai empat konsensus kebangsaan itu semakin tertanam kuat di dada setiap manusia Indonesia. Menurutnya, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus mampu dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Presiden Sahkan Perjanjian Penerbangan Indonesia-Turki

“Di era sekarang ini, saat arus penyebaran informasi terjadi sangat cepat, maka kita harus lebih cepat dari yang lain, serta harus lebih sigap dari yang lain. Jangan sampai kemajuan teknologi justru lebih banyak digunakan oleh pihak-pihak yang mengerdilkan konsensus kebangsaan,” katanya.

Dalam merespons kemajuan teknologi informasi itu, Presiden menghargai MPR yang terus mencari cara-cara baru sehingga nilai-nilai konsensus kebangsaan bisa diterima, terutama oleh generasi muda.

“MPR telah menerapkan perpaduan antara penggunaan media seni budaya dengan pemanfaatan kemajuan teknologi. Cara-cara seperti ini yang kita butuhkan,” imbuh Presiden.

Selain itu, Presiden juga menghargai MPR yang sudah menggelar survei nasional, berkaitan dengan hasil kinerjanya dalam melakukan sosialisasi nilai-nilai luhur bangsa. Hasil survei tersebut, kata dia, bisa menjadi referensi untuk menyempurnakan strategi sosialisasi empat konsensus kebangsaan yang telah dilakukan.

Baca Juga :  BUMN Indonesia Harus Berani Jadi Pemain Kelas Dunia

“Agar program sosialisasi lebih efektif lagi, langkah-langkah penyempurnaan memang sangat diperlukan, terobosan-terobosan baru harus diciptakan. Lompatan-lompatan kreatif dalam pembinaan ideologi Pancasila harus dikembangkan,” tandasnya. (stng/red)

error: Content is protected !!