Bawa Sabu, Mantan Caleg Kota Pagaralam Dicokok Polisi

oleh -577 views

Pagaralam Sumsel, wartaterkini.news–Kepahiang¬†Seorang oknum mantan Caleg Kota Pagaralam Sumsel berinisial HY (49), Rabu ( 12-16-2019 ) dini hari dicokok aparat Satuan Narkoba Polres Kepahiang. HY merupakan warga Kelurahan Tebat Giri Indah Kecamatan Pagaralam Selatan Kota Pagaralam.

Turut diamankan rekan HY berinisial FA (50 thn) warga Kelurahan Sokorejo Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam. Keduanya ditangkap lantaran kedapatan membawa Narkoba jenis sabu seberat 300 gram.

Baca Juga :  Puluhan Warga Ajukan Hak Asuh Atas Bayi Yang di Temukan Warga Gunung Agung Pauh

Kedua tersangka diamankan di Jalan Westhust Kecamatan Kepahiang bersama satu paket sedang sabu yang berasal dari Pekan Baru, Riau.

Awalnya kedua tersangka mengelak dan mengaku bahwa paket yang mereka bawa tersebut adalah formulir C7 yang akan menjadi barang bukti untuk gugatan Pileg 2019 ke MK, namun aparat tidak percaya begitu saja dan langsung melakukan penggeledahan. Dari penggeledahan terhadap keduanya didapatkan paket sabu seberat 300 gram yang disimpan di dalam kotak minuman teh.

Baca Juga :  Program Rumah Tahfidz Dapat Apresiasi Warga Sumsel

“Kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada paket narkoba jenis sabu yang dikirimkan melewati wilayah Kepahiang. Setelah melakukan penyelidikan aparat kepolisian mendapati kedua tersangka ini yang menerima paket sabu tersebut. Selanjutnya kami langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan hinhha akhirnya ditemukan barang bukti sabu seberat 300gram,” ungkap Kapolres Kepahiang, AKBP. Pahala Simanjuntak SH, Sik melalui Kasat Narkoba Iptu Rahmat.SH,MH.

Baca Juga :  Anggota DPD RI Jialyka Maharani Banga Adanya Wisata Danau Ranau OKU Selatan

Saat ini kedua tersangka diamankan di Mapolres Kepahiang untuk penyelidikan lebih lanjit. Berrsama kedua tersangka juga diamankan satu unit kendaraan roda empat jenis Daihatsu Feroza dengan Nopol BN 1536 DK. Saat ditangkap kedua tersangka juga positif mengonsumsi Amphetamine.

Saat ini kita masih melakukan pendalaman terhadap kedua tersangka, mungkin saja mereka terlibat jaringan narkoba antar propinsi,” pungkas Rahmat.¬† (Boy/Red)

Print Friendly, PDF & Email