‪Jalan Pertahanan Patumbak, Layaknya Kubangan Kerbau

oleh -1.335 views

Patumbak Medan, wartaterkini.news–Jalan Pertahanan Patumbak, persisnya di Dusun Vl, Desa Patumbak ll, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang layak kubangan kerbau. Dengan kondisi jalan yang berlobang dan digenangi air hujan tersebut, membuat para pengendara roda dua sering mengalami kecalakaan.

Selain itu, para pelajar mengaku sering terlambat sampai ke tempat tujuan. Sementara Angkutan Kota (Angkot Rajawali) enggan melintas di jalan tersebut dengan alasan angkotnya sering rusak, karena jalanan berlobang.

Semtara para penumpang mengaku kecewa, karena selalu diturunkan di tengah perjalanan di Dusun Vl, Desa Patumbak ll, Kecamatan Patumbak, persisnya di depan Gang Indo Pam. Padahal, seharusnya para penumpang di antarkan sampai ke stasiunya, berada di Simpang Tiga, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, yang berjarak sekitar 3 KM dari Gang Indo Pam, Desa Patumbak ll.

Baca Juga :  Cek Cok Mulut, Oknum Polisi Tembak Istri Lalu Bunuh Diri

‪Salah seorang supir Angkot Rajawali, Mail (41), kepada wartawan, Senin (16-09-2019) yang lalu, mengaku kecewa dengan pemerintah kabupaten maupun kecamatan. Dimana-mana di seluruh Indonesia jalan-jalan yang rusak diperbaiki. Bahkan, jika di suatu daerah belum memiliki jalan, pemerintah membuat jalan. Terutama jalan penghubung, yang saat ini sedang giat-gianya dibangun dimana-mana.

Namun, jalan yang ada di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, terlihat dibiarkan saja hancur, walau saat ini jalanan mengalami rusak berat. Padahal, Jalan Pertahanan
Patumbak merupaka jalan inti untuk menuju ke Kota Medan.  ‬

‪”Karena jalannya rusak dan berlobang-lobang, maka angkot pun sering rusak bang. Selain itu, sampai ketempat tujuan pun lambat”. keluhnya. ‬

‪Mail berharaf kepada pemerintah kabupaten maupun kecamatan, agar mau perduli kepada masyarakat, dengan cara memperbaiki Jalan Pertahanan Patumbak yang hancur, guna kelancaran masyarakat berlalu lintas. Selain itu, kata Mail, diharafkan juga kepada pihak berwenang lainnya, agar memperhatikan Jalan Pertahanan
Patumbak.

Baca Juga :  AP3L Kota Lubuklinggau Resmi Di Kukuhkan

“Dengan memperbaiki jalan yang rusak, berarti pemerintah memperlancar urusan masyarakat, dan mempercepat sampai ketempat tujuan”. katanya. ‬

‪Hal yang sama diucapkan Zainal (60) dan Suroso (61), masyarakat Patumbak yang setiap harinya melintasi jalan tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Menurutnya, perbaikan jalan mutlak urusan pemerintah. Oleh sebab itu, pemerintah harus melakukan perbaikan jalan yang rusak secepatnya, demi lancarnya masyarakat berlalu lintas, katanya.‬

‪”Saya sudah 40 tahun melintas di jalan ini. Karena saya bekerja di Medan sejak tahun 1979. Jadi setiap pagi dan petang saya tetap melintasi jalan ini”. ungkapnya. ‬

Baca Juga :  Masyarakat Liaro Keluhkan Buruknya Akses Jalan dan Komunikasi 

‪Hanya saja, tambahnya, dirinya mengaku sangat kecewa dengan pemerintah, terutama kinerja Dinas PU Deliserdang. Sebab, PBB dan pajak kendaraan di wajibkan membayar setiap tahunnya, namun, uangnya tak tau rimbanya. Hal itu terbukti tidak di perdulikannya jalan yang rusak.

Seharusnya, jalan yang setiap hari dilintasi masyarakat, dan untuk kepentingan umum di perhatikan. Padahal, dengan rusaknya jalan, sudah tentu banyak masyarakat yang menjadi korban, terutama para pengendara sepeda motor.

“Dulu, sewaktu Camat Patumbak di jabat oleh pak Arsul, tidak ada jalan di Kecamatan Patumbak yang hancur seperti ini. Sekarang setelah Camat Patumbak bukan pak Arsul lagi, dimana-mana Jalan di Patumbak hancur, sementara camat terkesan tidak perduli dengan keluhan warganya”.tegas masyarakat. (Fzi/red)

Print Friendly, PDF & Email